Mengapa Crown Royal Saloon Bisa Rp 1 Miliar

•April 30, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Anonymous writes “

VIVAnews – Akhir tahun lalu, Sekretariat Negara membagi-bagikan mobil dinas menteri. Mobilnya lumayan mewah, karena harga hampir dua kali lipat dari mobil dinas lama.

Toyota Crown Royal Saloon. Itulah mobil yang menjadi pilihan Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II itu. Mobil ini termasuk kelas mewah di Toyota. Di Jepang, perusahaan-perusahaan sering menjadikan mobil ini sebagai kendaraan tamu-tamu mereka.

Gengsi Toyota Crown Royal dianggap sekelas dengan BMW Seri 5 atau Mercedes Benz seri E. Jelas ini jauh di atas Toyota Camry yang dipakai sebelumnya.

Di kelas Crown, seri Royal Saloon ini tipe tengahan. Tipe ini di atas standar yang disebut Crown Sedan tapi masih di bawah Crown Majesta. Tipe ini kira-kira setara Crown Athlete dan hanya berbeda penampilan saja.

Bila melirik harganya, mobil yang hanya dijual di Jepang ini berkisar antara US$ 48.600 – US$ 62.400 per unit atau Rp 461 juta – Rp 593 juta, dengan kurs Rp 9.500 per dolar AS. Bandingkan dengan Camry yang US$ 32 ribu – US$ 34 ribu, harga Royal Saloon hampir dua kali lipatnya Camry.

Harga ini merupakan harga di Jepang. Bila dibawa ke Indonesia, akan dibebankan biaya pengapalan sebesar US$ 1.040 dan biaya asuransi US$ 120. Belum lagi, setelah masuk Indonesia harganya akan melonjak karena dibabeni bea masuk dan pajak pertambahan nilai barang mewah.

Bandingkan, harga Camry yang di Jepang sekitar Rp 320 juta, di Indonesia akan melonjak menjadi Rp 650 juta. Jadi tak heran bila Indonesia Corruption Watch (ICW) mengatakan harga mobil  itu sekitar Rp 1,3 miliar.

Royal Saloon memiliki pilihan mesin 2.500 cc dan 3000 cc. Keduanya dengan formasi mesin V6 yang bertenaga tapi irit bahan bakar. Saat peluncuran tipe Crown pada awal 2008, Toyota mengklaim Royal Saloon bisa berjalan 12 km dalam 1 liter. Konsumsi ini setara dengan mobil sekelas Avanza yang hanya 1.300-1.500 cc.

Mazda6, Si Mobil Beremisi Gas Paling Rendah

•April 30, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Anonymous writes “

Tokyo – Pabrikan mobil Jepang, Mazda memperbaharui tampilan dari Mazda Atenza atau yang
lebih dikenal sebagai Mazda6. Tampilan baru Mazda6 ini menjadikan mobil tersebut
tampak lebih segar dan stylish dari generasi sebelumnya.

Dalam siaran pers dari Mazda Motor Corporation, Selasa (26/1/2010), mobil yang tersedia dalam model sedan, sport 5 pintu dan sport wagon tersebut kini menyediakan tampilan rupawan dengan membuang berbagai elemen lama dari generasi Mazda6 sebelumnya.

Lihat saja di bumper depannya yang memiliki desain baru dengan menyisipkan foglamp sejajar dengan headlamp yang masih menyipit. Grill depan dari model terbaru ini pun juga sedikit berbeda dengan generasi sebelumnya.

Sementara untuk bagian kaki-kaki, kini Mazda6 mengaplikasi dua pilihan ukuran
pelek yakni ukuran 17 inci dan 18 inci. Sedangkan untuk bagian lampu belakang Mazda6 facelift ini pun ternyata tidaklah lupa mendapat sentuhan penyempurnaan
yang membuatnya tampak lebih cathcy dari sebelumnya.

Emisi gas buang pun diperbaiki, bahkan Mazda mengklaim mobil ini memiliki emisi 75 persen lebih rendah dari standar emisi yang ditetapkan pemerintah Jepang. Mazda6 pun dikategorikan sebagai Super-Ultra-Low Emission Vehicle atau SU-LEV.

Di Jepang sana, varian ini dilepas dengan dua pilihan mesin yakni 2.0 liter dan 2.5 liter dengan harga 2.100.000 yen sampai 2.750.000 yen atau sekitar Rp 228,9 juta sampai Rp 299,7 juta.

Sedangkan untuk pasar Indonesia, Mazda6 hanya tersedia dalam model sedan dengan mesin otomatis berkapasitas 2.5 liter yang dilepas dengan harga Rp 485 juta.

Belum Genap Seminggu, Lexus LS 460L Laku 20 Unit

•April 30, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar
Anonymous writes “

Jakarta – Popularitas Lexus sebagai sebuah brand premium sepertinya sudah tidak perlu dipertanyakan lagi, bayangkan saja walaupun tanpa sebuah seremonial khusus untuk meluncurkan LS 460L, produk ini sudah laku hingga 20 unit.

Hal tersebut diungkapkan oleh General Manager Lexus Indonesia Adrian Tirtadjaja ketika berbincang dengan detikOto, Selasa (26/1/2010).

Adrian mengungkapkan dengan desain terbaru yang lebih mewah dan elegan dengan segudang fitur yang disematnya, hal itu memang sangat dimungkinkan. Terlebih saat ini LS 460L bisa dibilang merupakan sedan premium yang paling ditunggu kedatangannya di awal tahun 2010.

“Hingga saat ini sudah sekitar 18-20 unit LS 460L yang terpesan. Semuanya sudah membayar DP yang kami tetapkan minimal Rp 200 juta. Bahkan ada yang sudah lunas membayar lho,” ungkapnya.

Angka tersebut merupakan prestasi tersendiri. Apalagi mobil ini baru saja diperkenalkan pada tanggal 22 Januari silam atau berarti belum genap seminggu dari sekarang.

“Kunci utama dari semua itu adalah di pelayanan, kami disini bukan hanya menjual mobil semata tapi juga berperan sebagai teman konsumen. Itu yang membuat konsumen Lexus menjadi konsumen yang loyal,” tandasnya.

Jadi tidak heran, meskipun banderol harga mobil ini lumayan tinggi yakni mencapai Rp 2,12 miliar, Adrian percaya bahwa di tahun 2010 ini pihaknya akan mampu menjual 40 unit LS 460L.

GM & Spyker Cars Ambil Alih Saab

•April 30, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Anonymous writes “

VIVAnews – General Motors dan Spyker Cars NV menyatakan telah mencapai kesepakatan yang mengikat dalam pembelian Saab Automobile AB.

“Ini merupakan berita bagus bagi karyawan, dealer, dan pemasok Saab. Ini juga kabar baik bagi jutaan pelanggan dan penggemar Saab di seluruh dunia,” kata John Smith, vice president untuk perencanaan korporat dan aliansi GM, Selasa sore waktu Detroit, AS, 26 Januari 2010

“General Motors, Spyker Cars, dan pemerintah Swedia bekerja sangat keras untuk menyelesaikan transaksi ini.”

Smith mengatakan, sebagai bagian dari perjanjian, Spyker bermaksud membentuk sebuah perusahaan baru, Spyker Saab Automobiles, yang akan membawahi merek Saab. Transaksi ini diharapkan akan selesai pada pertengahan Februari.

hadi.suprapto@vivanews.com

Berkendara Aman dari Tangan Jahil

•April 30, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Anonymous writes “VIVAnews – Situasi Jakarta yang semakin tidak aman membuat para pengemudi harus ekstra hati-hati. Tidak jarang terjadi aksi penodongan atau perampasan terhadap para pengendara yang lengah. Hebatnya, penodongan ini kerap dilakukan di tempat-tempat ramai.

Karena itu, ada baiknya Anda yang sering berkendara agar memperhatikan tips berkendara aman ala Toyota berikut:

1. Sebelum meninggalkan mobil di tempat parkir, pastikan pintu mobil terkunci semua dan jendela tertutup rapat. Jangan lupa, meski telah dikunci, periksa lagi kendaraan Anda.

2. Jangan pernah membuka kaca mobil, kecuali laju kendaraan Anda cukup kencang. Sebab kaca mobil yang terbuka kerap mendorong orang yang berniat jahat untuk melakukan penodongan.

3. Jangan meninggalkan barang berharga dalam mobil saat keluar, ataupun menaruh barang tersebut di tempat-tempat yang bisa terlihat dari luar mobil. Harus diperhatikan, terutama untuk kalangan ibu-ibu, yang kerap menaruh telepon genggang atau tas berisi uang di atas jok ataupun di dashboard. Kondisi ini termasuk penggunaan HP saat berkendara, terutama saat mobil berhenti di lampu merah. Selain dapat membahayakan pengendara lainnya, HP adalah barang yang paling menarik bagi penodong.

4. Jangan lupa untuk membawa alat-alat pengaman yang bisa digunakan dalam keadaan darurat. Benda-benda seperti kunci roda, tang, kunci inggris, tongkat baseball, dapat berguna untuk membela diri jika ada penodong.

5. Saat berhenti di lampu merah yang rawan, usahakan menjaga jarak dengan kendaraan depan. Dengan demikian, saat dikepung penjahat, Anda tinggal tancap gas dan meninggalkan tempat tersebut.

6. Bila dikuntit orang, jangan berhenti di tempat sepi, karena bisa membahayakan keselamatan Anda. Berhentilah di tempat keramaian atau di dekat pos/kantor polisi.

hadi.suprapto@vivanews.com

• VIVAnews

Lampu Rem Menyilaukan, Denda Rp 500 Ribu

•April 30, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Anonymous writes “VIVAnews – Banyak pengendara motor dan mobil yang menggunakan aksesoris kendaraan dengan lampu yang menyilaukan. Polisi akan menindak tegas pengendara motor yang menggunakan aksesoris ini.

Biasanya pemilik kendaraan mengganti warna lampu rem belakang dari warna merah menjadi putih atau transparan. Lampu tranparan itu membuat silau dan membahayakan pengendara di belakangnya.

“Polisi menilang dengan denda maksimal Rp. 500 ribu,” kata Ajun Komisari Polisi Mujiana, Perwira Siaga, Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, Rabu, 28 April 2010.

Mujiana mengatakan, dalam UU No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas, disebutkan jika kendaraan bermotor dipasangi perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan, yakni bumper tanduk dan lampu menyilaukan melanggar pasal 279 jo 58 dengan denda maksimal Rp 500 ribu.

Mujiana menjelaskan, TMC sering menerima keluhan dari masyarakat perihal pelanggaran tentang lampu motor menyilaukan pengendara di belakangnya.

Kata Mujiana, pabrikan telah mengatur peruntukan lampu sesuai fungsinya, yang mana lampu depan kendaraan terbuat dari mika berwarna bening sehingga memiliki pancaran cahaya yang memecah dan memudar sebagai fungsi pengelihatan jalan ke depan.

Sedangkan lampu belakang memang di design kaca mika berwarna merah dan pancarannya redup sebagai fungsi pertanda kondisi kendaraan melakukan pengereman.

Toyota Yaris Salip Honda Jazz

•Agustus 15, 2009 • 2 Komentar

Anonymous writes “

Seperti halnya CR-V yang terjungkal dari singgasana kekuasaannya, varian hatchback andalan Honda yakni Jazz ternyata juga mengalami nasib serupa.

Honda Jazz di data penjualan bulanan yang dikeluarkan Gaikindo, Kamis (13/8/2009) untuk bulan Juli silam tersalip oleh menanjaknya performa penjualan dari Toyota Yaris.

Hal itu terbukti, bila sebelumnya selama di 2009 ini Yaris belum pernah mencatatkan angka penjualan di atas seribu unit, angka keramat itu pun pecah.

Karena di bulan Juli silam, Yaris mampu menyentuh angka penjualan sebanyak 1.033 unit jauh meninggalkan Jazz yang bulan Juli lalu ngos-ngosan karena hanya bisa menjual 891 unit.

Angka penjualan Jazz ini merupakan angka terendah mereka selama tahun 2009 ini. Sebelumnya Jazz selalu mencatatkan penjualan di atas seribu unit.

Anjloknya Jazz ini berbeda 180 derajat dengan performa Yaris yang mulai kembali meroket. Penurunan prestasi Jazz ini ditengarai akibat kehadiran MPV teranyar Honda yakni Freed.

Karena ketika Freed hadir di tanah air, pasar Jazz dan CR-V seperti tertekan dan termakan oleh Freed. Namun hal ini buru-buru dibantah oleh Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Honda di Indonesia PT Honda Prospect Motor.

Honda optimistis pasar Jazz dan CR-V tidak akan termakan oleh Freed karena memiliki segmen yang berbeda.

Sementara di tempat ketiga penjualan mobil hatchback, Swift yang merupakan produk hatchback andalan Suzuki tampak menguntit dengan tenang di angka 274 unit.”